Dear Bunda,
This last several days with you are the greatest day of my life ever. Even when sometime on those days we didn't do anything. Just lying, cudling, ticling always an enjoyable moment.
In this second years of our marriage I am still wonder where we will heading. There are some plans. But the end result is still mysterious. I just wanna be have beautiful life with you. With some adventures, learning many new things, trying something we haven't known, visiting new place, learn new language, etc. I will make sure that this 3 months forward will be an awesome time for you. I will be your guard so you will be finishing your school assignment with focus ;). I will be the partner for our culinary hunting. I will be a travel mate for our travel adventures. I will be a sparing discussion partner for any of our talk, from light topic to heavy topic. I always want to make sure that you will be happy when you are with me.
PS: I love you
Tuesday, February 12, 2013
Wednesday, February 6, 2013
Dear wifey - Grow Old with You
Dear Bunda,
I want to say that time seems move fast. Yes it is when you are with me. But when we are not together actually it feels slow. But thankfuly, the time has come. We will meet again in couple of hours.
Sometime I think life is hard. There will be some test and difficulties along the way. The another benefit of marriage is we are not alone when fighting in this life. There will be someone that will hear our talk. Even there is a song that said there will be a shoulder to cry on.
Difficulties in life are varies. From the simplest to the most complex. From money matter to abstract matter that cannot be understood easily. Whatever they are, the test is a process to grow ourself. To be better and to be stronger.
Life is still so long in front of us. Insya Allah. As the time flow and we are getting older there gonna be some changes and new thing and experience that we can see. More wise hopefully, more humble, more settle, more wealth and more grateful. There will be a day when our home will be filled by small children that will always follow whereever you go. Those children will be grow up seems with no time. I always considering so much about proper holistic education for children. Not only formal education but teach them to have a good character and honest. They also have to critice, asking so much, love reading, love learning and full of confidence but still humble. I just want to pour what the things that defficient and my life. I've never felt have proper love from my dad and not proper communication from my mom. I really want those experience will be not repeating for my descendant. I wanna grow old with you.
Can't wait to see again in this very close time. Thank you so much for always be so patient to me. I want to be whereever we live I can make our house like a heaven for you. I always want to treat you properly and with full of love.
PS: I love you
I want to say that time seems move fast. Yes it is when you are with me. But when we are not together actually it feels slow. But thankfuly, the time has come. We will meet again in couple of hours.
Sometime I think life is hard. There will be some test and difficulties along the way. The another benefit of marriage is we are not alone when fighting in this life. There will be someone that will hear our talk. Even there is a song that said there will be a shoulder to cry on.
Difficulties in life are varies. From the simplest to the most complex. From money matter to abstract matter that cannot be understood easily. Whatever they are, the test is a process to grow ourself. To be better and to be stronger.
Life is still so long in front of us. Insya Allah. As the time flow and we are getting older there gonna be some changes and new thing and experience that we can see. More wise hopefully, more humble, more settle, more wealth and more grateful. There will be a day when our home will be filled by small children that will always follow whereever you go. Those children will be grow up seems with no time. I always considering so much about proper holistic education for children. Not only formal education but teach them to have a good character and honest. They also have to critice, asking so much, love reading, love learning and full of confidence but still humble. I just want to pour what the things that defficient and my life. I've never felt have proper love from my dad and not proper communication from my mom. I really want those experience will be not repeating for my descendant. I wanna grow old with you.
Can't wait to see again in this very close time. Thank you so much for always be so patient to me. I want to be whereever we live I can make our house like a heaven for you. I always want to treat you properly and with full of love.
PS: I love you
Sunday, February 3, 2013
Dear wifey - Memori
Dear Bunda,
Rata-rata memori manusia mulai berfungsi pada usia sekitar 5 tahun. Barulah pada usia ini kita bisa mengingat fragmen-fragmen pengalaman. Jarang ada orang yang bisa mengingat memori lebih muda dari 5 tahun.
Fragmen pertama yang paling bisa aku ingat hingga saat ini adalah memori saat aku di Cipanas. Usiaku kira-kira 5 tahun. Saat itu aku sedang bermain pasir di belakang kontrakan. Kemudian bapak menjemput untuk pulang ke rumah. Meski pada usia itu aku banyak memiliki foto namun hampir tak ada momen yang aku ingat di memori. Mungkin sekali lagi karena aku masih terlalu kecil.
Sepotong memori juga masih teringat saat menyeberang selat sunda di atas feri menuju ke sumatera. Memori lain dapat aku lacak saat sudah di Padang, sekolah di salah SD di sana. Yang paling berkesan adalah pernah pulang jalan kaki saat hujan karena semua angkot penuh. Memori lain yang berkesan adalah saat rumah kontrakan kami di Padang kebanjiran saat laut pasang. Aku juga ingat pernah sholat jumat berdua bapak ke mesjid di dekat rumah. Aku juga ingat pernah jatuh dari pagar rumah dan kepala bocor.
Memori lain adalah ketika pulang lagi ke Jonggol dan kami tinggal di gubuk di belakang rumah sekarang. Vici lahir, aku masuk ke SD Jonggol 1 selama satu minggu hingga akhirnya pindah ke Jakarta saat kelas 2 SD. Di kelas 2 SD inilah semua memori mulai cukup jelas teringat. Tentunya tidak sampai yang sedetail-detailnya. Beberapa yang teringat misalnya saat aku senang menangkap ikan sapu-sapu saat banjir. Pulang dari latihan karate dengan berlari kencang karena melewati kawasan kompleks yang sepi saat malam. Memori agustusan lomba membawa kelereng. Ingatan main perosotan di taman bermain dekat rumah jakarta. Ingatan pertama kali kemping ke cibubur sebelum kelas 4 SD. Naik truk terbuka. Sesampai tujuan peserta kemping SD Barunawati 1 heboh karena salah seorang siswa meminum minyak tanah dari jerigen yang disangkanya air. Dan banyak hal lain yang mulai aku ingat dengan cukup jelas.
Bagaimana dengan bunda? Kapankah kamu mulai mengingat? Semoga aku selalu akan bisa mengingatmu di hati dan saling menjaga selama ruh masih di dalam raga.
PS: I love you
Rata-rata memori manusia mulai berfungsi pada usia sekitar 5 tahun. Barulah pada usia ini kita bisa mengingat fragmen-fragmen pengalaman. Jarang ada orang yang bisa mengingat memori lebih muda dari 5 tahun.
Fragmen pertama yang paling bisa aku ingat hingga saat ini adalah memori saat aku di Cipanas. Usiaku kira-kira 5 tahun. Saat itu aku sedang bermain pasir di belakang kontrakan. Kemudian bapak menjemput untuk pulang ke rumah. Meski pada usia itu aku banyak memiliki foto namun hampir tak ada momen yang aku ingat di memori. Mungkin sekali lagi karena aku masih terlalu kecil.
Sepotong memori juga masih teringat saat menyeberang selat sunda di atas feri menuju ke sumatera. Memori lain dapat aku lacak saat sudah di Padang, sekolah di salah SD di sana. Yang paling berkesan adalah pernah pulang jalan kaki saat hujan karena semua angkot penuh. Memori lain yang berkesan adalah saat rumah kontrakan kami di Padang kebanjiran saat laut pasang. Aku juga ingat pernah sholat jumat berdua bapak ke mesjid di dekat rumah. Aku juga ingat pernah jatuh dari pagar rumah dan kepala bocor.
Memori lain adalah ketika pulang lagi ke Jonggol dan kami tinggal di gubuk di belakang rumah sekarang. Vici lahir, aku masuk ke SD Jonggol 1 selama satu minggu hingga akhirnya pindah ke Jakarta saat kelas 2 SD. Di kelas 2 SD inilah semua memori mulai cukup jelas teringat. Tentunya tidak sampai yang sedetail-detailnya. Beberapa yang teringat misalnya saat aku senang menangkap ikan sapu-sapu saat banjir. Pulang dari latihan karate dengan berlari kencang karena melewati kawasan kompleks yang sepi saat malam. Memori agustusan lomba membawa kelereng. Ingatan main perosotan di taman bermain dekat rumah jakarta. Ingatan pertama kali kemping ke cibubur sebelum kelas 4 SD. Naik truk terbuka. Sesampai tujuan peserta kemping SD Barunawati 1 heboh karena salah seorang siswa meminum minyak tanah dari jerigen yang disangkanya air. Dan banyak hal lain yang mulai aku ingat dengan cukup jelas.
Bagaimana dengan bunda? Kapankah kamu mulai mengingat? Semoga aku selalu akan bisa mengingatmu di hati dan saling menjaga selama ruh masih di dalam raga.
PS: I love you
Sunday, January 27, 2013
Dear wifey - Minggu Min Dua
Dear Bunda,
Kurang dari 14 hari lagi kita bertemuu. Hurray! Ga sabar untuk melakukan banyak petualangan lagi bareng bunda. Petualangan kuliner dan petualangan jalan-jalan.
Petualangan pertama adalah ke Lombok dan Bali. That's gonna be a wonderful trips. Nanti saat bunda sampai sini kita enhance lagi itinerarynya agar menjadi wonderful trip. Nanti pada salah satu weekend kita juga coba jalan-jalan batam. Hubby jg pernah ke batam loh #sombong. Kita bisa karokean, main bowling dan kulineran di batam.
Can't wait to see you again here. Ga sabar untuk rebutan kasur. Ga sabar utk adu kelitik sampai lemas.
Till we meet again.
PS: I love you
Kurang dari 14 hari lagi kita bertemuu. Hurray! Ga sabar untuk melakukan banyak petualangan lagi bareng bunda. Petualangan kuliner dan petualangan jalan-jalan.
Petualangan pertama adalah ke Lombok dan Bali. That's gonna be a wonderful trips. Nanti saat bunda sampai sini kita enhance lagi itinerarynya agar menjadi wonderful trip. Nanti pada salah satu weekend kita juga coba jalan-jalan batam. Hubby jg pernah ke batam loh #sombong. Kita bisa karokean, main bowling dan kulineran di batam.
Can't wait to see you again here. Ga sabar untuk rebutan kasur. Ga sabar utk adu kelitik sampai lemas.
Till we meet again.
PS: I love you
Tuesday, January 22, 2013
Dear wifey - Why I love you
Dear Bunda,
Kenapa hubby memilih bunda. Jika diceritakan semua mungkin akan menghabiskan ribuan lembaran kertas. Ratusan megabytes data atau bahkan bergiga-giga text file dengan encoding text UTF-8 (pujangga programmer). Namun beberapa deskripsi singkat ini mungkin bisa menggambarkan sedikit alasan hati hubby.
Satu bunda itu gadis yang ceria. Sejak pertama kali bertemu aku begitu terkesan dengan kecerianmu. Dengan senyumanmu yang menawan. Kesenanganmu bercanda. Belum lagi saat bicara kelucuan. Berbagai tingkahmu selalu membuat aku tertawa. Setidaknya karaktermu ini bisa mengimbangi aku yang serius ini :p.
Dua, setelah lama kenal, dekat dan menikah, aku merasa kita ini memang cukup mirip. Mirip secara fisik dan psikis juga. Latar belakang yang mirip. Kebiasan yang juga mirip. Serta beberapa watak dasar yang mirip. Tentu saja tak dipungkiri, banyak hal-hal juga yang berbeda diantara kita. Namun tetap kesamaan yang cukup dominanlah yang nampaknya membuat kita merasa cocok dengan cepat. Ada sebuah petikan lama yang mengatakan "cinta itu adalah mencintai diri kita di dalam orang lain". Maksudnya cinta itu hanya terjadi dan langgeng untuk orang yang sudah cocok. Aku menemukan banyak kecocokan dan saling melengkapi dengan bunda.
Ketiga, alasannya adalah nampaknya Allah yang sudah merancangkan takdir untuk kita. Aku tidak pernah berharap jawaban pada waktu itu. Aku juga tak pernah tahu pada akhirnya kita menikah secepat itu. Namun barangkali itulah jodoh. Dan aku akan berusaha jodoh ini tetap berjalan adanya selamanya.
PS: I Love you
Kenapa hubby memilih bunda. Jika diceritakan semua mungkin akan menghabiskan ribuan lembaran kertas. Ratusan megabytes data atau bahkan bergiga-giga text file dengan encoding text UTF-8 (pujangga programmer). Namun beberapa deskripsi singkat ini mungkin bisa menggambarkan sedikit alasan hati hubby.
Satu bunda itu gadis yang ceria. Sejak pertama kali bertemu aku begitu terkesan dengan kecerianmu. Dengan senyumanmu yang menawan. Kesenanganmu bercanda. Belum lagi saat bicara kelucuan. Berbagai tingkahmu selalu membuat aku tertawa. Setidaknya karaktermu ini bisa mengimbangi aku yang serius ini :p.
Dua, setelah lama kenal, dekat dan menikah, aku merasa kita ini memang cukup mirip. Mirip secara fisik dan psikis juga. Latar belakang yang mirip. Kebiasan yang juga mirip. Serta beberapa watak dasar yang mirip. Tentu saja tak dipungkiri, banyak hal-hal juga yang berbeda diantara kita. Namun tetap kesamaan yang cukup dominanlah yang nampaknya membuat kita merasa cocok dengan cepat. Ada sebuah petikan lama yang mengatakan "cinta itu adalah mencintai diri kita di dalam orang lain". Maksudnya cinta itu hanya terjadi dan langgeng untuk orang yang sudah cocok. Aku menemukan banyak kecocokan dan saling melengkapi dengan bunda.
Ketiga, alasannya adalah nampaknya Allah yang sudah merancangkan takdir untuk kita. Aku tidak pernah berharap jawaban pada waktu itu. Aku juga tak pernah tahu pada akhirnya kita menikah secepat itu. Namun barangkali itulah jodoh. Dan aku akan berusaha jodoh ini tetap berjalan adanya selamanya.
PS: I Love you
Sunday, January 20, 2013
Dear wifey - Mesjid Nurul Jannah
Dear Bunda,
Di Jonggol, di mesjid Nurul Jannah kampung Jeprah tempat biasa aku shalat Jumat, hanya memiliki 3 khatib. Ups setelah setahun di sini aku sampai lupa nama-nama mereka. Yang pertama itu adalah imam mesjid kami. Kedua adalah menantunya bapak Ali something, orang Jawa, sepertinya santri. Dan yang ketiga bapak Dudung, kalau tidak salah beliau guru. Diantara 3 khatib ini hanya Pak Ali yang khutbah menggunakan bahasa Indonesia. Sementara 2 lainnya pasti khutbah menggunakan bahasa sunda. Dan secara total nampaknya mereka punya tak lebih dari 3 atau 4 khutbah dalam repository bank khutbah mereka. Sehingga dalam selang beberapa minggu khutbahnya pasti berulang dengan khutbah yang tumplek plek persis sama. Sampai aku cukup hafal hingga ke kata-katanya. Harus disadari memang regenerasi ulama bukan hal yang mudah. Nampaknya tak banyak juga para pemuda kampung Jeprah yang tertarik meneruskan tongkat estafet dakwah di kampung kami.
Saat masih di Jonggol dari SMP hingga kuliah, tanpa bermaksud ria :p, jika sedang rajin, setiap maghrib dan shubuh pasti aku ke mesjid. Saat maghrib masjid biasa lumayan ramai. Puncak keramaian seperti biasa adalah di awal bulan ramadhan kemudian surut mendekati lebaran. Shalat subuh adalah ironi. Terkadang orang yang memukul beduk, orang yang adzan, orang yang qamat dan yang menjadi imam adalah si bapak mualim tadi seorang. Ada kalanya kalau aku datang cukup cepat, setelah si bapak mualim memukul beduk, maka aku akan adzan dan qamat.
Terkadang aku dari dulu sering berpikir untuk bisa menjadi dai :p. Apalagi berdakwah itu adalah kewajiban setiap orang. Tentunya harus disertai dengan ilmu yang cukup juga. Tak tahu kenapa siang ini aku tiba-tiba teringat ke sebuah mesjid di kampung jeprah. Tempat aku sering shalat sejak SD hingga sebelum berangkat ke Singapura ini.
PS: I love you
Di Jonggol, di mesjid Nurul Jannah kampung Jeprah tempat biasa aku shalat Jumat, hanya memiliki 3 khatib. Ups setelah setahun di sini aku sampai lupa nama-nama mereka. Yang pertama itu adalah imam mesjid kami. Kedua adalah menantunya bapak Ali something, orang Jawa, sepertinya santri. Dan yang ketiga bapak Dudung, kalau tidak salah beliau guru. Diantara 3 khatib ini hanya Pak Ali yang khutbah menggunakan bahasa Indonesia. Sementara 2 lainnya pasti khutbah menggunakan bahasa sunda. Dan secara total nampaknya mereka punya tak lebih dari 3 atau 4 khutbah dalam repository bank khutbah mereka. Sehingga dalam selang beberapa minggu khutbahnya pasti berulang dengan khutbah yang tumplek plek persis sama. Sampai aku cukup hafal hingga ke kata-katanya. Harus disadari memang regenerasi ulama bukan hal yang mudah. Nampaknya tak banyak juga para pemuda kampung Jeprah yang tertarik meneruskan tongkat estafet dakwah di kampung kami.
Saat masih di Jonggol dari SMP hingga kuliah, tanpa bermaksud ria :p, jika sedang rajin, setiap maghrib dan shubuh pasti aku ke mesjid. Saat maghrib masjid biasa lumayan ramai. Puncak keramaian seperti biasa adalah di awal bulan ramadhan kemudian surut mendekati lebaran. Shalat subuh adalah ironi. Terkadang orang yang memukul beduk, orang yang adzan, orang yang qamat dan yang menjadi imam adalah si bapak mualim tadi seorang. Ada kalanya kalau aku datang cukup cepat, setelah si bapak mualim memukul beduk, maka aku akan adzan dan qamat.
Terkadang aku dari dulu sering berpikir untuk bisa menjadi dai :p. Apalagi berdakwah itu adalah kewajiban setiap orang. Tentunya harus disertai dengan ilmu yang cukup juga. Tak tahu kenapa siang ini aku tiba-tiba teringat ke sebuah mesjid di kampung jeprah. Tempat aku sering shalat sejak SD hingga sebelum berangkat ke Singapura ini.
PS: I love you
Dear wifey - Lazy Day Random Thought
Dear Bunda,
Hari ini dan kemarin hujan turun seharian. Sebuah momen yang sangat mendorong diri untuk bermalas-malasan. Padahal sebenarnya aku ada beberapa todolist. Menyelesaikan aplikasi erasmus mundus, belajar untuk wawancara amazon dan apply beberapa job application. Namun kalah dengan malas. Bahkan setiap pagi ketika bunda selalu sabar membangunkan aku untuk shalat malam pun, ternyata aku lebih kalah oleh setan :(. Harus diakui memang mood itu sering naik turun. Tapi sedih juga jika lebih sering banyak turunnya. Kita saling menyemangati yuk, untuk lebih produktif berkarya, namun tetap menikmati dan mensyukuri hidup juga. Bunda semangat terus kuliahnya ya. Jangan lupa untuk sering berdoa agar dimudahkan semuanya.
PS: I love you
Hari ini dan kemarin hujan turun seharian. Sebuah momen yang sangat mendorong diri untuk bermalas-malasan. Padahal sebenarnya aku ada beberapa todolist. Menyelesaikan aplikasi erasmus mundus, belajar untuk wawancara amazon dan apply beberapa job application. Namun kalah dengan malas. Bahkan setiap pagi ketika bunda selalu sabar membangunkan aku untuk shalat malam pun, ternyata aku lebih kalah oleh setan :(. Harus diakui memang mood itu sering naik turun. Tapi sedih juga jika lebih sering banyak turunnya. Kita saling menyemangati yuk, untuk lebih produktif berkarya, namun tetap menikmati dan mensyukuri hidup juga. Bunda semangat terus kuliahnya ya. Jangan lupa untuk sering berdoa agar dimudahkan semuanya.
PS: I love you
Subscribe to:
Posts (Atom)