Pages

Sunday, September 29, 2013

Dear wifey - A Short Farewell

Dear Wifey,

That is it. 3 months flies like a flash. It feels just like yesterday when I picked you up from Changi Airport. Today I drop you off when you have go again to Germany.

Dear wifey, thank you for bring so much happiness during your stay. Thank you for always taking care of me all the time. Thank you for not complaining in staying in small room and sharing very small bed.

Wifey, did you know, at the time I decide to propose you, honestly I was not sure whether you are the truly the one that I am looking for. I just asked an advice from Allah and from there my heart felt a guide and can do autopilot to do what I have done. Then as the time goes on, I become more and more grateful for that decission because, choosing you is the best decission I've ever take. As the time goes on, more and more I felt for you.

Dear wifey, physically separating again from you is a grieve. However we have to face this as our current reality. Of course we will not just give up and do nothing for this condition. I will do many things so that we can reunite again. Either by applying job and also applying scholarship. During this process, let's pray and fight together for our dream.

Wifey , did you remember the closing sentence of my earlier dear wifey email? It sounds something like, please wait me in Ilmenau, couple of weeks from now. Can wait to touch and kiss that beautiful and soft check that you have.

PS: I love you



Tuesday, July 16, 2013

Dear wifey - Danke

Dear Wifey,

Hubby want to say thank you so much for treating me so well during your stay in here. You always patient for waking me up for Sahur meal eventhough I realize by myself that I must be so difficult to be woke up. Thank you as well for preparing all the meal and even feed me using your beautiful little hand.

Dear wifey when I flash back to couple of years ago, at the time I'd just graduated, I have a wish about job. I really wanted to work abroad. The exact country I wanted to work to was Singapore. In couple of years my wish is granted. Indeed, speaking about wish, hope and pray, human always focus to what is not granted yet. But human often forget for so many things that has been received by him.

I still have a lot of wishes. Want to have more settle life, have children, wanna these and those. But I have to realize as well that I have had so many things in this life to be gratefull for. One of example is you. You are the most important person in my life for now. I still love my parents and still need to care my sisters, but still you are the most important one.

Thank you for accepting me, thank you for always being patient with me, thank you for continuously caring me. So sorry if I still cannot be someone as you expected.

PS: I love you

Sunday, July 7, 2013

Dear wifey - 2 years

Dear wifey,

Do you remember something that was happening several days before Ramadhan of some years a go? It was approximately about 2 years ago. In rainy night when I was coming to your please. The night when finally we settled a commitment after getting your approval for having serious relationship toward married.

Time flies isn't it? It has been two years and feel just like yesterday. This night I want to say thank you for accepting me.

I cannot wait in couple of hours we will meet again. Hopefully you will be happy during your stay here. We will do a lot of interesting things again together. Ramadhan worships, watching movies, do some traveling, etc.

Two year are short for a relationship. There are still more years to go Insya Allah in front of us. I believe we can sail through it together. I was thinking can write many things in this letter before. But I feel my finger just numb cannot type anything again.

Again I wanna say thank you so much for would like to be with me.

PS: I love you

Friday, July 5, 2013

Dear wifey - I love you

Dear Wifey,

Bicara kelembutan suami pada istri memang teladan terbaik adalah Rasulullah. Beliau selalu memberlakukan istrinya dengan sebaik mungkin. Tak pernah berkata kasar dan selalu sabar. Bahkan banyak hadist menjelaskan keutamaan memberlakukan istri dengan baik.

Meski bandingannya masih sangat jauh aku ingin bisa meneladani rasul dalam hal bermuamalah dengan wifey. Sekali lagi maafkan aku jika sampai hari ini masih jauh dari sempurna untuk menjadi suami bunda. Tapi Insya Allah aku ingin selalu belajar dan berubah menjadi lebih baik. Menjadi suami yang lebih penyayang. Menjadi imam yang lebih berilmu. Menjadi ayah yang penuh cinta dan dicintai.

Semoga bunda tidak pernah menyesal menikahi hubby. Semoga kita bisa mendapatkan kebarakahan Ramadhan ini. Insya Allah ini adalah Ramadhan penuh pertama kita bersama. Mari menjadikan Ramadhan ladang ibadah dengan sebaik-baiknya. Mohon ingatkan aku terus bila ada kekhilafan-kekhilafan. Tak sabar menunggu untuk berpuasa bersama, bertadarus, bertarawih, dan belajar bersama.

Tadi sebenarnya banyak sekali hal di kepala yang ingin aku tulis tapi tiba-tiba writers block ketika di depan keybaord ini. Aku hanya ingin bilang, aku sangat sayang dan cinta wifey. Aku tak pernah menyesal sedikit pun menikahi bunda. Bunda adalah karunia terindah dari Allah untukku.

PS: I love you

Tuesday, July 2, 2013

Dear wifey - Letter and Stamp

Dear wifey,

Sudah cukup lama aku tidak menulis dear wifey saat commuting. Tidur saat di perjalanan memang rasanya enak sekali. Apalagi jika ada hutang tidur malam sebelumnya. Beberapa hari ini aku lumayan cukup tidur. Saat cukuo tidur biasanya kita akan lebih merasa berenergi. Lebih semangat dan lebih positif. Asal jangan kebanyakan tidur saja sebab itu justru akan membuat kita lemas.

Btw nulis topik apa ya hari ini? Bagaimana dengan tentang korespondensi.

Pada waktu SMP aku pernah menulis surat pembaca ke majalah Hai. Aku lupa menulis tentang apa. Tapi dari surat pembaca yang akhirnya dimuat itu aku mendapat banyak sahabat pena. Tapi hobi ini tak terlalu lama berjalan karena tiba-tiba mulai merasa bosan. Yang paling aku suka dari menerima surat adalah menggunting bagian amplop yang ada prangkonya kemudian merendem itu di air panas. Dengan cara itu prangko akan lepas dengan sendirinya dari potongan amplop tanpa sedikitpun rusak.

Dulu aku membeli sebuah album filateli di gramedia Bogor. Gramedia Bogor adalah gramedia terdekat pada waktu itu. Selain dari surat-surat yang aku terima, aku juga mengoleksi prangko dari membeli di toko buku. Salah satu kebanggaanku yang lain adalah saat mendapat surat dari mahasiswa korea yang pernah magang di SMP ku. Aku lupa mulai kapan aku berhenti melakukan aktivitas sahabat pena dan mengumpulkan prangko. Namun mengkoleksi prangko nampaknya akan terus menjadi kegiatan yang menarik.

Di jaman sekarang ini aktivitas surat menyurat pun tinggal menunggu kematiannya. Meski tetap aku merasa ada momen-momen tertentu yang lebih berkesan disampaikan melalui surat atau kartu pos. Mengirim kartu pos saat traveling misalnya seperti yang sering bunda lakukan.

PS: I love you

Sunday, June 30, 2013

Dear wifey - Train and River

Dear Wifey,

I was thinking about river because every morning I walk through river side to MRT station. Suddenly I remember about the train as well because yesterday you jusk asked me about whether there are any trains in Sumatera. How come train and river related in my thinking? It was related with some of my child memory.

When I was child and had been staying in Padang for about one year, I play with other children as any normal children will socialize. I don't remember exactly of everything because I was to small back then. But some of fragment still stay in my head. First is about river. We sometime play to some of the river near my house. From what I remember the river was so wide and seems so deep. Some of my friend with easy just jumping the water and swim there. But not for me. I was too scared and I couldn't swim yet. So I often just go back home again.

Near the river there is very large bridge. Train bridge. So there were train in Sumatera even though rarely for moving people. The main purpose is to move goods. In other day we will play near to the train bridge. We will bring very big nail there. We will put that big nail on the train rail so that the train will run over the nail and make some part of the nail to be flat. I don't know why we did that at that time. But at least I can remember some small train and river memory connection.

PS: I love you

Saturday, June 29, 2013

Dear wifey - Morning Flash Back

Dear Wifey,

Tadi pagi saat pergi ke Geylang Serai untuk membeli makanan aku kaget saat keluar rumah melihat aspal yang basah. Ternyata nampaknya hujan tadi pagi. Sambil bergerimis aku berjalan cepat ke bus stop. Di saat yang sama pikirin flash back ke masa lalu.

Ketika masa-masa dari kuliah hingga bekerja dan commuter naik motor aku sering berhenti berteduh di pinggir jalan ketika hujan. Biasanya bareng dengan pemotor lain. Di saat berteduh itulah aku selalu berkhayal, nyaman sekali rasanya jika bisa punya mobil. Tak perlu kebasahan ketika hujan dan tak perlu kepanasan juga.

Sambil terus berjalan menuju halte, aku flash back semakin mundur lagi. Saat itu aku mengingat ketika aku duduk berdesak-desakan di 56 menuju UKI. Sementara masih di tol yang sangat macet. Keringat pun menetes seperti bulir-bulir jagung. Di saat itu aku berkhayal, alangkah nyamannya jika setidaknya punya motor. Meski mungkin panas setidaknya aku bebas dan bisa melipir ke mana pun aku mau.

Dari sedikit flashback itulah terungkap betapa susahnya memuaskan manusia. Mungkin jika kelak pun bisa punya mobil, nafsu bisa saja mengurangi rasa syukur dengan hasutan ingin memiliki hal lain yang lebih lagi. Pesawat mungkin?

Sebentar lagi Insya Allah Ramadhan. Insya Allah Ramadhan yang akan kita jalani berdua. Semoga bisa menjadi momen introspeksi yang positif untuk kita berdua untuk menjadi insan yang lebih baik lagi. Kalau kata Aa Gym genggamlah harta dunia di tanganmu tapi bukan di hatimu. Semoga kita bisa menjadi pasangan yang sukses bahagia dunia akhirat.